Jenis transmitter load cell merupakan komponen penting dalam sistem timbangan industri modern. Transmitter load cell berfungsi untuk memperkuat dan menstabilkan sinyal kecil yang dihasilkan oleh load cell agar dapat dibaca secara akurat oleh PLC, indikator digital, maupun sistem kontrol industri lainnya.
Pada aplikasi industri, sinyal asli load cell yang hanya berada pada satuan millivolt per volt (mV/V) sangat rentan terhadap noise, interferensi listrik, serta penurunan kualitas sinyal, terutama ketika jarak instalasi antara load cell dan sistem kontrol cukup jauh.
Pemilihan jenis transmitter yang tidak sesuai dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti data berat yang tidak stabil, hasil penimbangan yang tidak akurat, respon sistem yang lambat, hingga gangguan komunikasi dengan PLC atau indikator digital. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan kualitas produksi, kesalahan proses, serta meningkatnya risiko downtime sistem.
Oleh karena itu, pemilihan jenis transmitter load cell yang tepat menjadi solusi wajib untuk memastikan data berat tetap stabil, akurat, dan konsisten dalam berbagai kondisi lingkungan kerja industri.
Apa Itu Transmitter Load Cell?

Transmitter load cell adalah perangkat elektronik yang berfungsi mengubah sinyal analog kecil yang dihasilkan oleh load cell menjadi sinyal standar industri yang lebih kuat dan mudah diproses. Umumnya, transmitter load cell mengonversi sinyal mV/V menjadi output standar seperti 4–20 mA, 0–10 V, atau sinyal digital tertentu.
Dengan penggunaan transmitter load cell, sistem timbangan industri dapat bekerja lebih andal karena sinyal berat yang dikirim ke sistem kontrol tidak mudah terganggu oleh noise, fluktuasi tegangan, maupun gangguan listrik lainnya.
Fungsi Transmitter Load Cell pada Timbangan Industri
Dalam sistem penimbangan industri, transmitter load cell memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:
-
Memperkuat sinyal kecil dari load cell
-
Mengonversi sinyal mV/V ke format standar industri
-
Menjaga stabilitas dan konsistensi data berat selama proses pengukuran
Selain itu, transmitter load cell juga membantu memastikan hasil penimbangan tetap akurat meskipun terjadi perubahan suhu, getaran mesin, maupun gangguan listrik di lingkungan industri.
Cara Kerja Transmitter Load Cell
Cara kerja transmitter load cell dimulai ketika beban diberikan pada load cell. Beban tersebut menyebabkan strain gauge di dalam load cell mengalami perubahan resistansi sehingga menghasilkan sinyal listrik yang sangat kecil.
Sinyal ini kemudian masuk ke input transmitter load cell. Di dalam transmitter, sinyal diperkuat menggunakan amplifier presisi, difilter untuk mengurangi noise, lalu dikonversi menjadi sinyal output standar seperti 4–20 mA atau 0–10 V. Proses ini berlangsung secara real-time sehingga perubahan berat dapat langsung dipantau oleh sistem kontrol.
Jenis Transmitter Load Cell yang Umum Digunakan
Transmitter Load Cell PT100LC

Transmitter PT100LC merupakan transmitter load cell analog dasar yang dirancang untuk aplikasi penimbangan industri umum. Transmitter ini mendukung berbagai jenis strain gauge load cell hingga empat unit 350 ohm dan dilengkapi dengan filtering bawaan untuk menjaga kestabilan sinyal.
PT100LC menyediakan output 0–10 V, 4–20 mA, dan 0–20 mA sehingga mudah diintegrasikan dengan PLC dan indikator digital. Dengan desain DIN rail mount, transmitter ini cocok dipasang di panel kontrol industri dan digunakan pada timbangan lantai, timbangan duduk, serta conveyor scale.
Transmitter CSA-591

Transmitter CSA-591 adalah transmitter load cell dengan respon tinggi yang cocok untuk aplikasi pengukuran dinamis. Transmitter ini memiliki kecepatan respon hingga 1 kHz dan mendukung fungsi auto zero opsional.
Dengan output tegangan ±10 V, CSA-591 sangat ideal untuk aplikasi industri yang membutuhkan respon cepat dan presisi tinggi.
Digital Transmitter CSD-592
Transmitter CSD-592 merupakan transmitter load cell digital yang dirancang untuk sistem penimbangan berbasis komunikasi data. Dilengkapi dengan interface RS-422 dan respon hingga 2 kHz, transmitter ini mampu mengirim data berat secara cepat dan stabil ke sistem kontrol digital.
CSD-592 banyak digunakan pada sistem otomasi industri yang menuntut tingkat presisi dan kecepatan tinggi.
Transmitter CSA-503C

Transmitter CSA-503C adalah transmitter load cell kelas industri berat dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Transmitter ini dilengkapi dengan remote sensing circuit, fungsi kalibrasi bawaan, serta non-linearity yang sangat rendah.
Karena karakteristik tersebut, CSA-503C sangat cocok digunakan pada aplikasi pengukuran kritis dan mesin industri berskala besar.
PCB Type Transmitter
Transmitter PCB type transmitter dirancang khusus untuk aplikasi OEM dan mesin tertentu, seperti injection molding machine. Dengan desain ringkas berbentuk papan PCB, transmitter jenis ini cocok untuk integrasi langsung ke dalam sistem kontrol mesin dan aplikasi tie-bar gage.
Keunggulan Menggunakan Transmitter Load Cell
Jenis penggunaan transmitter load cell memberikan berbagai keunggulan dalam sistem penimbangan industri, antara lain:
-
Data berat lebih stabil dan akurat
-
Risiko kesalahan pengukuran dapat diminimalkan
-
Sistem lebih tahan terhadap gangguan listrik dan noise
-
Memungkinkan instalasi jarak jauh tanpa penurunan kualitas sinyal
Tips Memilih Transmitter Load Cell yang Tepat
Dalam memilih jenis transmitter load cell, penting untuk memperhatikan beberapa faktor utama, seperti kompatibilitas dengan load cell yang digunakan, jenis output yang sesuai dengan sistem kontrol, serta kondisi lingkungan kerja.
Pemilihan transmitter load cell yang tepat akan meningkatkan keandalan sistem penimbangan, menjaga akurasi pengukuran, dan mengurangi risiko downtime produksi.
Butuh Transmitter Load Cell untuk kebutuhan Anda?
Tim Profesional kami siap untuk menerima konsultasi teknis dan membantu anda memilih Jenis Transmitter Load Cell yang presisi dan bergaransi.
Hubungi Kami sekarang!
WhatsApp: 0813-134-9146 (Ms. Tami)
Email:Â sales@timbanganindonesia.com





